Menu Click to open Menus
TRENDING
HOME » LAHATAKTUAL » GEMPA BUMI BERKEKUATAN M 6,2 MELANDA SULAWESI BARAT, KANTOR GUBERNUR AMBRUK

GEMPA BUMI BERKEKUATAN M 6,2 MELANDA SULAWESI BARAT, KANTOR GUBERNUR AMBRUK

Januari 16, 2021 2:43 am | Published by | No comment
Gempa bumi melanda Sulawesi Barat berkekuatan 6,2 Magnitudo, Kantor Gubernur Sulbar ambruk

Sulawesi Barat
lahataktual.com

Sebelumnya gempa terjadi pada Kamis (14/01/2021) pukul 14:35 Wita magnitudo (M) 5,9, kemudian kembali terjadi pada Jumat (15/01/2021) pukul 02.28 Wita dengan kekuatan M 6,2 pada kedalaman 10 kilometer. Gempa dangkal ini dirasakan sangat kuat membuat banyak bangunan roboh, sejumlah akses jalan terputus karena longsor.

Kantor Gubernur Sulbar sebelum ambruk

Akibatnya gempa ini sejumlah bangunan roboh, termasuk Kantor Gubernur Sulbar yang berada di Kompleks Perkantoran Gubernur, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Rangas, Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju.

Sejumlah warga juga dilaporkan terjebak reruntuhan bangunan. Selain itu, 3 orang dilaporkan meninggal dunia.

“Ada 8 orang di situ terjebak di reruntuhan bangunan. Sudah 3 orang berhasil dievakuasi, 5 orang lagi masih dalam pencarian. 3 orang yang sudah berhasil dievakuasi itu di antaranya 2 orang berhasil selamat dan 1 orang sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Muh Rizal, Jumat (15/01/2021).

Sementara itu, berdasar informasi yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Jumat (15/01/2021) pukul 11.10 WIB, korban meninggal sudah 8 orang meninggal dunia sedangkan luka luka sudah berjumlah 637 orang.

Sejumlah warga menceritakan, geteran gempa ini sangat kuat terasa dan membuat warga panik dan berlarian keluar rumah.

“Kami semua sudah berlari ke gunung, karena bangunan berlantai tiga di lingkungan kami telah ambruk ke tanah, masyarakat takut tsunami,” kata Yahya, salah seorang warga di lingkungan Kasiwa, daerah padat penduduk Kota Mamuju.

Selanjutnya Pasca-gempa, ribuan warga melakukan pengungsian ke tempat lebih aman

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mencatat setidaknya sudah ada 2.000 warga yang mengungsi.

“Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat,” ujar Raditya dalan rilis yang diterima Kompas.com, Jumat pagi.

Adapun menurut data yang didapat ada 10 titik lokasi pengungsian di Kabupaten Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian yang berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Sampai saat ini jaringan listrik juga masih padam dan komunikasi selular tidak stabil pada dua kabupaten tersebut.

Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan peninjauan ke lokasi terdampak gempabumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Jum’at pagi (15/1/2021).

BNPB juga sudah mendistribusikan bantuan dalam penanganan bencana gempabumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, antara lain 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA.

Informasi terakhir sekurangnya sudah ada 34 orang meninggal dunia, 637 luka luka dan sudah 15 000 orang mengungsi.

Gempa bumi ini juga dirasakan diwilayah Kalimantan Selatan dan Jawa Barat (RED)

Categorised in: ,

Tidak Ada Komentar untuk GEMPA BUMI BERKEKUATAN M 6,2 MELANDA SULAWESI BARAT, KANTOR GUBERNUR AMBRUK

Tinggalkan Komentar Anda Disini...

33 views